HARPAWAPI GKP 2018

Kesetaraan Gender bukanlah isu baru yang di gaungkan dan diperjuangkan di negeri ini. Namun, tanpa sadar masih banyak penyimpangan yang terjadi yang menimpa beberapa orang khususnya kaum perempuan. Praktik diskriminasi harus di hadapi oleh kaum perempuan di keluarga, lingkungan pekerjaan bahkan di tempat kerja.

Tidak hanya kaum perempuan, kaum muda juga kerap dianggap kurang mumpuni dalam menerima kepercayaan, dan diragukan kualitasnya. Mereka dianggap kurang memiliki pengalaman dan ‘belum waktunya’.

Persoalan pelik ini berawal dari stereotype label yang melekat di masyarakat. Perempuan, kaum muda, dan golongan tertentu kerap dianggap sebelah mata dan belum mampu. Hal ini yang menyebabkan pergerakan, hak, serta cita-cita mereka terbatasi, sulit, dan merugikan.

Dalam konteks gereja, memang sudah banyak yang menerima kehadiran perempuan, kaum muda, dan golongan tertentu untuk menempati medan pelayanan strategis. Namun begitu, selalu ada kasus-kasus yang terlewatkan dan luput dari perhatian. Betapa kaum-kaum yang terpinggirkan ini merasa tidak mendapat perlakuan yang sama.

Dalam mengembangkan pelayanan yang partisipatif tanpa diskriminatif, sudah seharusnya gereja menjadi peka terhadap isu yang ada. Melalui kesadaran yang kuat, membuka kesempatan untuk tiap golongan berperan serta dalam pelayanan melalui teladan Yesus Kristus.

Momen Harpawapi menjadi momentum yang tepat untuk mengedukasi warga jemaat, baik laki-laki atau perempuan, baik muda ataupun lanjut usia.

BP mengajak Seluruh Jemaat GKP Klasis Wilayah Jakarta untuk hadir dalam kegiatan kebersamaan yang di kemas secara kreatif dan interaktif guna menumbuhkembangkan semangat kebersamaan dalam kesetaraan gender.

Sabtu, 11 Agustus 2018 di POUK Immanuel Cijantung
Pukul 10.00 wib
Dilayani oleh Pendeta Ira Imelda, M.Th.

Mari hadir..

TUHAN YESUS MEMBERKATI

BP

nk Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *